Bangkalan, Mediakomposisi.com – 01 Juni 2026 – Peringatan Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2026, Bupati Bangkalan Lukman Hakim meluncurkan Program Satu Desa Satu Sarjana sebagai upaya meningkatkan akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi yang berkualitas.
Program tersebut merupakan beasiswa afirmasi pendidikan tinggi yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Bangkalan untuk memberikan kesempatan kepada pemuda dan pemudi desa melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Bupati Lukman Hakim mengatakan, peningkatan akses pendidikan tinggi perlu didukung melalui bantuan pendidikan yang berlandaskan prinsip keadilan, kecukupan, dan keberlanjutan.
Karena itu, Pemkab Bangkalan menghadirkan Program Satu Desa Satu Sarjana sebagai bentuk komitmen dalam mencetak sumber daya manusia unggul di tingkat desa.
Menurutnya, beasiswa tersebut diperuntukkan bagi pemuda dan pemudi desa yang memiliki potensi akademik maupun non-akademik, berasal dari keluarga kurang mampu, serta memiliki komitmen untuk berkontribusi dalam pembangunan desa.
“Program ini diharapkan dapat membuka peluang yang lebih luas bagi generasi muda desa untuk mengenyam pendidikan tinggi dan nantinya kembali membangun daerahnya masing-masing,” ujarnya.
Pemberian beasiswa dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah. Pada tahap awal tahun 2026, program ini dilaksanakan melalui skema pilot project yang menyasar 18 mahasiswa dari 18 desa yang mewakili 18 kecamatan di Kabupaten Bangkalan.
“Untuk yang terpilih nanti, akan dapat fasilitas mulai dari pembayaran SPP, uang kost, dan upgrading skill,” imbuhnya.
Selain program pilot project tersebut, Pemerintah Kabupaten Bangkalan juga memberikan subsidi SPP kepada 100 mahasiswa sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat.
Pemkab Bangkalan menegaskan program ini akan dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan dengan menyesuaikan anggaran serta kemampuan keuangan daerah, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Bangkalan di masa mendatang. (Miskawi)
